Kategori Sastra

Di Pojok Negeri Itu 0

Di Pojok Negeri Itu

Oleh: El-Arham* Di Pojok Negeri Itu   Ada sekumpulan pemangsa ganas akan memangsa Ada harimau namun tak bergigi Ada ular tapi tak berotot Ada juga elang yang tak bersayap Giginya hancur menelan keringat Ototnya...

0

Iwak Pe, oh Iwak Pe

Oleh Wisangkala* Seorang kawan, yang kebetulan pulang kampung, sesore itu tiba-tiba sms saya “Iwak Pe, oh Iwak Pe.” Sontak saya merenung dalam. Bahwa rasanya sudah bertahun-tahun tidak makan Iwak Pe. Seminggu sebelumnya, sebelum diskusi...

12

Cerita dari Gang Ndasen

Oleh: Mbah Takrib* Malam ini udara terasa dingin, seperti biasanya menjelang pergantian musim, cuaca menjadi tidak menentu. Kadang udara terasa sangat panas kadang menjadi dingin menyayat.  Apalagi di tempat tinggalku kini, yang berada di...

Cerita dari Pinggiran Tuban 2

Cerita dari Pinggiran Tuban

Oleh: Daruz Armedian* Sejauh mata memandang, hanyalah kosong. Dari tepian aspal yang panas dan rusak parah, ia harus menepi di rerumputan kering berdebu. Dengan mata buram penuh sesak oleh air mata kesedihan yang menyesaki...

SAYAP UNGU YANG TAWADLU’ 0

SAYAP UNGU YANG TAWADLU’

Oleh Daruz Armedian* Ya, kau pasti juga tahu tentang kematian wangi yang ada di puncak Nglirip. Meski begitu aku tetap ingin bercerita kembali kepada anak cucu tentang apa yang ada dalam ingatanku. Sebelum senja...

TAUBAT 0

TAUBAT

Cerpen ini pernah dimuat di Koran Republika, Minggu, 18 Januari 2015, Dini hari tepat waktu Tahajud, dua orang itu menyusuri jalanan. Kanan kiri tampak sepi. Lampu- lampu temaram seperti kunang- kunang. Menjadi saksi bisu...

Awal Sebuah Akhir (Bagian I) 0

Awal Sebuah Akhir (Bagian I)

Oleh: Mbah Takrib* Terdengar kabar, kadipaten Tuban sedang mengalami gonjang-ganjing, lantaran Adipati sedang sakit keras. Adipati mengalami tekanan pikir. Putra kesayangan yang digadang-gadang melanjutkan kepemimpinan di kadipaten Tuban, telah menghilang. Sedang sang putri sampai...

0

Langit Eden (Bagian II)

Oleh Joko Dalem* Adam Adam sampai di rumah. Ia kaget. Pintu rumahnya terbuka, tak seperti biasanya. Dan tak ditemui kekasihnya, Hawa, yang biasa menyambutnya saat ia pulang dari berkelana. Dipanggil-panggilnya Hawa berkali-kali, tak ada...

0

Pikun

Oleh Mbah Takrib* /I/ Hari sudah pagi, seperti biasanya, bubur dan segelas air hangat sudah ada di meja. Aku lupa tepatnya, sejak kapan kebiasaan seperti ini dimulai setiap pagi. Tapi yang jelas, sejak sepeninggal...

0

Langit Eden (Bagian I)

Oleh Joko Dalem*   Hawa Senja itu Hawa sebel, bete. Adam, kekasih satu-satunya, kini lebih sering pulang malam. Jangan-jangan, ia sedang asyik bermain dengan para bidadari, cemburu itu berkecamuk di hatinya. Hawa sering ditinggal...