Kategori Sastra

1

Mahar Pohon-Pohon

Seandainya, kekasihku, kau ingin menikahiku dan aku meminta mahar perkawinan itu berupa pohon yang jumlahnya seribu, apa kau masih mau? Tak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Kau tahu, Bandung Bondowoso saking cintanya,...

3

Perempuan Berambut Panjang dan Lelaki Sunyi

Oleh: Daruz Armedian   Seperti dalam puisi, ia menangis di tengah hujan. Agar airmatanya menyatu dalam rintik  air dari langit itu dan orang-orang akan mengira ia baik-baik saja. Tetapi, siapakah namanya? Malam ini aku...

0

Memorabilia Elisa dan Bonekanya

Oleh: Daruz Armedian*   Ibu semakin pendiam akhir-akhir ini. Sebagai anak yang pernah dilahirkan dan dibesarkannya dengan susah payah, aku berusaha untuk membuatnya tersenyum kembali. Berbicara lagi. Tetapi baru saja aku hendak bertanya, ia...

0

Sajak Orang Ling-Lung

Oleh: ThinkBaray* Untuk “Engkau”  Yang Bangga industrialisasi Bukan kami suka Bukan kami benci Bukan pula sedih Bukan pula sumringah   Terusik? Kami butuh bermukim Padi-padi butuh lahan Ternak butuh pakan Tumbuhan butuh air Dan...

1

Puisi Pengantar Tidur

Oleh, El-Arham* Mimpi Kecil Ada sebuah benteng kaca, tepat di depan mata Kala kupandang tak kutemukan diriku Kulihat dari sudut lain, kudapati jawaban yang sama Itu bukan aku Ah, bobrok sudah indra ini….. Desiran...

26

Jalan Doa

  Kota yg pernah terlewati Teringat kembali saat tenang dalam kebisingan Teringat kembali saat damai dalam kemacetan   Tak pernah gelisah saat matahari tenggelam lebih dalam Tak pernah padam meski hujan lebat menghantam Begitu...

3

PELUK AKU, MA

Oleh: Gembili* Di sebuah desa terdapat seorang pemuda yang cukup tampan. Dia tinggal di sebuah rumah bersama seorang nenek yang cukup tua. Pemuda yang terlahir pada tahun 1987 ini selama hidupnya diasuh oleh seorang...

0

Perempuan Imajiner

  Oleh: Daruz Armedian*   Di dermaga Masa Lalu, di sekitar pantai Kenangan, selalu saja ada banyak laki-laki yang menunggu senja tiba seperti menunggu seorang kekasih yang telah lama pergi. Mereka akan menghadap ke...

3

Tuhan Tak Sepenuhnya Adil

Oleh :Kancil Pemimpi* Hujan kembali datang, membawa sejuta pertanyaan, Tanya yang takkan terjawab, tanya yang selalu bungkam. aku yang tak pernah mendapat jawaban. Dimana Kau Tuhan (?) Jangan hanya diam dan bungkam, Perlihatkan keadilanmu...

0

TUHAN SELALU ADIL

 Oleh: Siti Afiah* Jalanan ini bagiku begitu memukau. Banyak anak-anak manusia yang mengorbankan dirinya dari keramaian kota, berhura-hura, dan kemudian berproses menjadi manusia mulia. Sungguh, ini pemandangan yang sebelumnya tak pernah kutemukan di kampung...