Kategori Sastra

0

Kumpulan Puisi : Sajak-sajak Ach.Sunaji

Gadis Menawan Kau hiasi parasmu Dengan senyum manismu Hijabmu cerminkan jiwa taqwa Kau pancarkan cahaya Bagaikan cahaya rembulan Dimalam yang berhiaskan bintang Mempesona membuat jutaan mata terpanah, Dinding tembokpun rapuh, Pohon pohon mulai layu,...

sajak rindu masa lalu 0

Sajak Rindu Masa Lalu

Sajak Rindu – Oleh Agnesia Nanda   Tentangmu Rindu yang tak terbendung Rindu yang tak berujung Aku begitu takut menafsirkan rasa ini Aku takut sekedar merasakan cinta Karena luka lama begitu menguras tenaga dan...

Surat cinta untuk yang telah tiada 1

Surat Cinta untuk yang Telah Tiada (2)

Telah Tiada Oleh: Dea Diana Amanda    “Aku suka sama kamu, Rin.” Katamu sore itu di sebuah taman, di bawah pohon ketapang, di bangku tempat biasa orang-orang berpacaran. Aku tidak menyangka bahwa lima kata...

Pelangi di malam kemarau 1

Puisi Nadya Elga: Pelangi di Malam Kemarau

Pelangi – Oleh Nadya Elga tak lagi pelangi   ada waktu-waktu kita enggan bersama hingga cerita-cerita yang dulu api perlahan jadi abu   tapi musim tak mengizinkan berlama beku kita kembali berceracau tentang fajar...

Patah Hati 3

Surat Cinta untuk yang Telah Tiada (1)

Surat Cinta Oleh: Dea Diana Amanda   Bagaimana jika aku pergi dan tak akan mengingatmu lagi? Sesungguhnya, aku menulis ini setelah hatiku benar-benar patah. Kamu yang mematahkannya. Kamu pergi dan tak memberiku kabar apa-apa....

1

PRATAMA??

Hampir tengah malam. Malam semakin sepi, hanya gemericik air hujan yang menjadi musik pengiringnya. Di langit, bayangan awan-awan hitam yang menggumpal sesekali nampak karena kilat-kilat dari kejauhan. Udara yang dingin melelapkan siapapun yang beringsut...

ROMANTISME EMBUN PAGI: Jawan Atas Diam 0

ROMANTISME EMBUN PAGI: Jawaban Atas Diam

Embun Pagi –Disudut ruang sepi aku tertunduk dan berfikir tentang apa yang sebenarnya berhenti parkir dalam sanubari rasa. Hilang sejenak fikiran tentang material yang selalu hinggap dalam benakku. Hanya ada sebungkus rokok dan cairan...

0

Pintu Tamasya ke Taman Santa Cruz

Oleh : Nafisa fiana   Hidup saja denganku, aku bisa membuatkan rumah dari kaca jernih tanpa harus menghafal mantera-mantera. Kau begitu jelita, jangan ingin kembali pada ketiadaan. Sudah lama aku mengamati perempuan itu, matanya...

1

Bintang-bintang Putih di Genggaman

Oleh: Joko Gembili   Aku terkapar di bawah pohon beringin besar beralasan koran-korang lusut. Telingaku yang menyentuh tanah seperti mendengar suara semut-semut membicarakanku, atau bisa jadi menertawakanku. Kusobek sebagian koran yang terdapat huruf-huruf besar...