Kategori Cerpen

Latar belakang perbedaan pendapat Sunan Kalijaga dengan Syekh Siti Jenar 0

Dialog Syekh Siti Jenar dengan Sunan Kalijaga

Setelah berhasil membujuk Syekh Siti Jenar ke Demak, pengadilan pun digelar dengan Dewan Wali sebagai hakim-hakimnya. Forum menjadi tegang, sebab argumentasi Syekh memang sulit dipatahkan. Hingga para Sunan hampir putus asa. Tinggal Sunan Kalijaga...

Surat cinta untuk yang telah tiada 1

Surat Cinta untuk yang Telah Tiada (2)

Telah Tiada Oleh: Dea Diana Amanda    “Aku suka sama kamu, Rin.” Katamu sore itu di sebuah taman, di bawah pohon ketapang, di bangku tempat biasa orang-orang berpacaran. Aku tidak menyangka bahwa lima kata...

1

PRATAMA??

Hampir tengah malam. Malam semakin sepi, hanya gemericik air hujan yang menjadi musik pengiringnya. Di langit, bayangan awan-awan hitam yang menggumpal sesekali nampak karena kilat-kilat dari kejauhan. Udara yang dingin melelapkan siapapun yang beringsut...

ROMANTISME EMBUN PAGI: Jawan Atas Diam 0

ROMANTISME EMBUN PAGI: Jawaban Atas Diam

Embun Pagi –Disudut ruang sepi aku tertunduk dan berfikir tentang apa yang sebenarnya berhenti parkir dalam sanubari rasa. Hilang sejenak fikiran tentang material yang selalu hinggap dalam benakku. Hanya ada sebungkus rokok dan cairan...

Menjadi superhero hanyalah impian anak kecil 0

Menjadi Superhero Hanyalah Impian Anak Kecil

Menjadi superhero – Dulu aku bercita–cita ingin menyelamatkan dunia. Tempat aku dilahirkan dan dibesarkan dengan keindahan pantai pesisir tambakboyo. Tapi dulu waktu aku masih kecil aku sangat lugu sehingga bercita–cita ingin jadi superhero, seperti...

0

Pintu Tamasya ke Taman Santa Cruz

Oleh : Nafisa fiana   Hidup saja denganku, aku bisa membuatkan rumah dari kaca jernih tanpa harus menghafal mantera-mantera. Kau begitu jelita, jangan ingin kembali pada ketiadaan. Sudah lama aku mengamati perempuan itu, matanya...

1

Bintang-bintang Putih di Genggaman

Oleh: Joko Gembili   Aku terkapar di bawah pohon beringin besar beralasan koran-korang lusut. Telingaku yang menyentuh tanah seperti mendengar suara semut-semut membicarakanku, atau bisa jadi menertawakanku. Kusobek sebagian koran yang terdapat huruf-huruf besar...

0

Pelukan yang Mematikan dan Kisah-Kisah Membosankan Lainnya

tubanjogja.org – Pelukan Pelukan yang Mematikan  “Kamu jahat!” “Maaf, El.” “Kenapa tidak bilang kalau mau datang terlambat?” “Ini di luar dugaan!” “Kamu tahu nggak? Satu jam aku nunggu di sini. Satu jam! Kalau kamu...

1

Kau, Aku dan Salju yang Turun di Tuban

Oleh: Daruz Armedian   Elisa, ini kali pertama kita duduk berdua. Di bangku coklat bawah beringin yang daun-daunnya rimbun. Kau gugup, aku pun sama. Hampir tak ada pembicaraan pasti di sini. Selebihnya hanya sunyi....