Dinsos DIY Minati Batik Gedog Asal Tuban

Yogyakarta – Rabu, 25/10/2017. Koordinator Pekerja Sosial (Peksos) Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras (BRSBKL) Rahmat Joko Widodo minati produk lokal asal Tuban.

Batik gedog asal Tuban

Dari kiri: Zuhrotun Nisa (KPMRT Yogyakarta) dan Joko Widodo (Dinsos DIY) pamerkan batik gedok asal Tuban

Produk batik tulis asal Kecamatan Kerek Tuban itupun sempat membuat pria yang mengaku dirinya sebagai pecinta batik tersebut kagum, ” saya amat tertarik dengan batik tulis buatan Tuban ini, terutama dengan pola-pola rumit yang pastinya butuh ketelatenan ekstra untuk membuatnya”, ujar Pak Joko.

Menanggapi apresiasi dari Pak Joko, Zahrotun Nisa’ anggota Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Ronggolawe Tuban (KPMRT) Yogyakarta menerangkan, bahwa saat ini eksistensi dari produk-produk asal Tuban mulai terancam.

” Sayang sekali pak, kalo melihat semakin majunya teknologi, yaa tidak dapat dipungkiri kalo produk-produk yang dikerjakan manual seperi batik tulis Tuban ini lambat-laun akan tergeser”, tambah Nisa’.

Menanggapi keluh kesah Nisa. Pak Joko berpesan bahwa upaya pelestarian produk kerajinan lokal, secara khusus batik tulis gedog, membutuhkan peran serta generasi muda.

” Apalagi, nantinya kalo tidak adanya pemuda-pemudi yang ikut serta untuk melestarikannya!”, respon Pak Joko. [Joko Telo]

Baca Juga : KPMRT Promosikan Batik Tuban

Tuban Jogja

Media publikasi pemikiran dan agenda kegiatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Ronggolawe Tuban (KPMRT) Yogyakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.