Tuban Jogja Belajar dari Sejarah, KPMRT Bedah Film G30S/PKI

Tuban Jogja – KPMRT adakan bedah film G30S/PKI di Sekretariat KPMRT, Maguwoharjo (1/10/17). Acara tersebut dihadiri lebih dari 30 mahasiwa dari berbagai kampus yang berada di Yogyakarta.

Tuban Jogja

Ilustrasi diambil dari Tribunnews.com

Bedah film itu selain bertujuan untuk mengenang sejarah yang pernah ada di negara Indonesia, juga sebagai media pembelajaran bagi tumbuhnya nalar kritis mahasiswa terhadap jalannya sejarah. Sebagaimana yang diungkapkan Adhim, sebagai panitia sekaligus Kepala Suku KPMRT yang baru, “bedah film sejarah seperti ini diperlukan supaya para pemuda tergerak hatinya untuk belajar dari sejarah dan nantinya membuat perubahan pada negara, dan yang terpenting untuk daerahnya yakni Tuban,” ujarnya.

Hal itu juga diamini oleh Nasikin, Kepala Suku yang baru lengser, bahwa belajar dari sejarah tidak sekedar membaca buku belaka, tetapi juga dengan menonton film dan mendiskusikannya. “Ya agar berbagai macam tafsir bermunculan. Selama ini kan hanya tafsir tunggal soal PKI, yaitu bahwa PKI jahat dan harus dibunuh” kata Nasikin.

Acara tersebut berlangsung hening dan syahdu. Anggota KPMRT Tuban Jogja yang datang nampak khusuk menonton adegan demi adegan dalam film tersebut. Apalagi pemutaran film itu bertepatan dengan hari terjadinya peristiwa pembununuhan para jenderal sebagamana dalam film itu, yakni 1 Oktober.

Setelah menonton film, peserta berdiskusi soal film tersebut. Berbagai macam pendapat bermunculan. Seperti Ipan, salah satu peserta, mengatakan “yang jelas fakta adalah yang dibunuh itu tentara, dan yang membunuh juga tentara. Bagi saya soal siapa dalangnya itu hanya tafsir,” terang Ipan.

Adapun Ayu Prihantini, salah satu mahasiswi UAD, mengatakan bahwa dalam film tersebut rupanya terdapat perjuangan untuk perbaikan nasib para buruh dan petani. “Saya pikir kita sebagai pemuda Tuban harus berjuang juga untuk nasib buruh dan tani yang sekarang masih sengsara,” tuturnya.

Acara tersebut dipungkasi dengan makan-makan hasil masakan koki handal KPMRT tuban jogja, Faizin. Secepat kilat, hidangan yang ada, langsung habis dalam hitungan menit. [Milaindra]

Baca juga berita, KPMRT, Bedah Film “Broto Laras”

 

Tuban Jogja

Media publikasi pemikiran dan agenda kegiatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Ronggolawe Tuban (KPMRT) Yogyakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.